Bagian dalam ekskavator sangat penting agar mesin dapat menggali dan memindahkan benda. Ekskavator adalah mesin besar yang menyerupai dinosaurus, dengan lengan panjang dan cakar besar. Di dalam mesin kuat ini terdapat banyak komponen yang harus bekerja sama agar keseluruhan fungsi dapat tercapai. Mari kita lihat lebih dekat komponen-komponen tersebut dan fungsinya dalam ekskavator.
Kemampuan bekerja dari ekskavator bergantung pada mesinnya. Sama seperti kita membutuhkan makanan untuk mendapatkan energi, mesin adalah bagian yang memberikan energi kepada ekskavator agar dapat bergerak dan melakukan pekerjaan. Mesin bertindak layaknya jantung ekskavator, memompa tenaga ke semua bagian lainnya, yang berarti mesin harus bekerja secara efisien, karena jika tidak, bagian-bagian lain tidak akan beroperasi pada kapasitas penuh. Tanpa mesin, ekskavator akan sepenuhnya tidak bisa bergerak dan tidak mampu bergerak maju atau menggali.
Lalu ada sistem hidrolik, yang bisa disamakan dengan otot dan saraf excavator. Sistem ini baik untuk menggerakkan lengan dan ember. Cairan digunakan dalam sistem hidrolik untuk menciptakan tenaga yang membuat bagian-bagian excavator bergerak. Mekanisme ini memungkinkan excavator mengangkat benda berat dan memindahkannya dengan mudah. Tanpa sistem hidrolik, excavator hampir tidak mungkin berfungsi.
Roda rantai atau roda pada excavator memungkinkan alat ini bergerak. Sama seperti kita menggunakan kaki untuk berjalan, roda rantai atau roda tersebut menopang excavator saat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Fungsinya mirip seperti kaki excavator yang memungkinkannya bergerak di medan yang tidak rata. Roda rantai atau roda juga membantu menstabilkan excavator agar tidak terguling saat sedang menggali. Tanpa roda rantai atau roda, excavator akan terjebak di satu tempat yang sama.
Dengan boom dan bucket, excavator dapat menjangkau dan mengangkat benda. Boom berfungsi seperti lengan panjang excavator yang menjulur untuk mengambil sesuatu. Mirip seperti cakar besar yang mengangkat tanah dan batu secara penuh sekaligus, lalu memindahkannya. Kombinasi keduanya memungkinkan excavator menjangkau tempat tinggi dan mengangkat benda berat. Tanpa kedua bagian ini, excavator tidak bisa menggali atau menggerakkan apa pun.
Kontrol adalah bagian yang memungkinkan operator mengendalikan ekskavator. Bagi orang yang mengoperasikan mesin, kontrol berperan seperti tangan bagi sebagian besar populasi untuk mengambil barang. Kontrol adalah otak dari ekskavator—menuntun operator dalam melakukan gerakan yang presisi. Tanpa kontrol, ekskavator tidak dapat menerima perintah atau menjalankan tugasnya dengan benar.